Kamis, 15 Okt 2026
Akselerasi Mutu Pendidikan: Bupati Bangkalan Kukuhkan 66 Kepala Sekolah Berorientasi TransformatifTokoh Surabaya Utara Tegaskan Dukungan terhadap Wapres Gibran di Tengah Isu PemakzulanTetap Bergerak Meski Terhalang, Penyaluran Air Bersih Tahap Ketiga Jangkau Pagagan dan Larangan LuarLSM GKS Datangi Polres Sampang Tagih Progres Kasus Pengeroyokan Moh. Raihan Wijaya — Penanganan Dinilai Lamban, Belum Ada Pemanggilan SaksiKelurahan Gundih Gelar Pembinaan KRPPA, Dukung Program Ruang Bersama Indonesia Kota SurabayaPercepat Digitalisasi Bantuan Sosial, Pemcam Puger Bersama Pemerintah Desa Wonosari Laksanakan Aktivasi IKD dan Pendaftaran Agen PerlinsosTembok Kartel Jalan Kunti Dikepung, Korps Bhayangkara Tolak NegosiasiHanya 48 Persen LPKSM yang Aktif, BPKN RI Bangun Ekosistem Lima Pilar di Jatim
Home › Pemerintahan & Politik

Akselerasi Mutu Pendidikan: Bupati Bangkalan Kukuhkan 66 Kepala Sekolah Berorientasi Transformatif

Kamis, 15 Oktober 2026 02:57 WIB

1 jam lalu0Pimpred
Akselerasi Mutu Pendidikan: Bupati Bangkalan Kukuhkan 66 Kepala Sekolah Berorientasi Transformatif

BANGKALAN° Lpn.com _ Dalam upaya mengoptimalkan rekayasa tata kelola satuan pendidikan serta merealisasikan akselerasi kualitas instruksional, Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, secara resmi mengukuhkan 66 kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan. 

Prosesi sakral yang berlangsung di Pendopo Agung Bangkalan pada Rabu (14/10/2026) tersebut turut disaksikan oleh jajaran birokrasi kunci, mencakup Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, Kepala BKPSDM, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

​Pengukuhan yang ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan ini memproyeksikan komitmen strategis pemerintah daerah dalam meletakkan fondasi kepemimpinan edukatif yang solid, adaptif, dan berintegritas.

Kepemimpinan Transformatif dan Integritas Birokrasi Sekolah

​Dalam amanat kepemimpinannya, Bupati menekankan bahwa entitas kepala sekolah tidak sekadar menjalankan fungsi administratif, melainkan berperan sebagai agent of change yang memegang kapabilitas transformasional dalam menavigasi ekosistem pembelajaran.

​"Jadilah pemimpin yang membawa perubahan bagi anak-anak dan sekolah. Jabatan bukan instrumen untuk akumulasi personal (memperkaya diri), melainkan sublimasi kesempatan untuk mewariskan nilai keilmuan serta mengeskalasi kapasitas sekolah. Indikator kebahagiaan sejati seorang pendidik terefleksi dari keberhasilan generasi didiknya," tegas Lukman Hakim.

Peta Jalan 2028: Bebas Pungli, Konflik Lahan, dan Degradasi Infrastruktur

​Secara eksplisit, Bupati memaparkan roadmap penataan pendidikan Kabupaten Bangkalan dengan menargetkan serangkaian milestone penting hingga tahun 2028. Kepala sekolah diinstruksikan untuk menegakkan akuntabilitas administrasi dan memprioritaskan pemenuhan hak-hak peserta didik secara holistik.

Target strategis yang dicanangkan meliouti:

  • ​Eradikasi Praktik Pungli: Mengeliminasi seluruh bentuk pungutan liar di lingkungan persekolahan guna menjamin transparansi publik.
  • ​Resolusi Sengketa Lahan: Menyelesaikan problematika legalitas dan konflik pertanahan fasilitas pendidikan.
  • ​Rehabilitasi Fisik: Memastikan tidak ada lagi infrastruktur sekolah yang mengalami degradasi atau kerusakan berat.

Sinergi dan Komitmen Berkelanjutan

​Menutup pengarahannya, Bupati mendorong jajaran kepala sekolah untuk membangun mekanisme komunikasi yang inklusif dan solutif. Diskusi serta konsultasi secara konstruktif dianjurkan apabila dijumpai anomalitas atau kendala kompleks dalam dinamika penyelenggaraan pendidikan.

​"Amanah kepemimpinan ini wajib ditranslasikan melalui dedikasi konkret dan capaian prestasi real. Mari terus melakukan refleksi dan pembenahan berkelanjutan agar transformasi pendidikan di Bangkalan mampu menghadirkan implikasi substantif bagi kemajuan daerah," pungkasnya.

(Redaksi)

Berita Terkait