Aliansi Masyarakat Perantau Pasok Ratusan Ribu Liter Air Bersih ke Sampang Madura
Jumat, 9 Oktober 2026 17:37 WIB

SURABAYA – Organisasi kemasyarakatan berskala nasional, Aliansi Masyarakat Perantau (AMP), meluncurkan program tanggap darurat bencana untuk mengatasi krisis kekeringan di Pulau Madura, Jawa Timur. Melalui jaringan nasionalnya, organisasi ini menyalurkan ratusan ribu liter air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami krisis air parah akibat kemarau panjang.
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) AMP Jawa Timur, Holili yang mewakili keterangan Ketua Umum AMP H. Holis menyatakan bahwa kemarau ekstrem dalam beberapa bulan terakhir telah memukul sektor domestik dan pertanian warga Madura.
"Sebagai wujud solidaritas kemanusiaan dan kepedulian para perantau terhadap tanah kelahiran, AMP bergerak cepat mengoordinasikan seluruh elemen anggota untuk menggalang bantuan aksi cepat tanggap ini," ujar Holili dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 9 Oktober 2026.
Menurut Holili, aksi ini merupakan komitmen konkret organisasi untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. "Kami di perantauan tidak pernah menutup mata terhadap kondisi saudara-saudara kita di Madura. Kemarau panjang tahun ini sangat memprihatinkan," katanya.
Bantuan air bersih ini akan dikirimkan menggunakan armada truk tangki langsung ke desa-desa yang terisolasi dan mengalami kekeringan paling parah. Untuk tahap awal, distribusi difokuskan pada titik-titik krusial di wilayah Kabupaten Sampang, terutama kawasan pemukiman padat penduduk yang sumber airnya telah mengering total.
Dalam pelaksanaannya, DPP AMP Jawa Timur bekerja sama dengan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sampang, Dewan Pimpinan Cabang (DPC), serta tokoh masyarakat lokal. Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi bantuan berjalan tertib, tepat sasaran, dan merata.
Aksi kemanusiaan ini rencananya bakal bergulir serentak pada Minggu, 11 Oktober 2026. Untuk gelombang pertama, AMP mengerahkan 4 armada truk tangki berkapasitas masing-masing 5.000 liter.
Tim lapangan AMP DPP Jatim telah memetakan empat titik distribusi di Kabupaten Sampang. Tiga desa di Kecamatan Kedungdung yang menjadi prioritas utama adalah Desa Pajeruan, Desa Kedungdung, dan Desa Daleman. Sementara itu, satu desa lainnya saat ini masih dalam proses pendataan final oleh tim teknis agar bantuan tepat sasaran.
Lewat aksi ini, Holili juga mengetuk hati seluruh elemen bangsa, sektor korporasi, dan komunitas sosial lainnya untuk bahu-membahu memperluas jangkauan bantuan logistik ke Pulau Madura hingga musim kemarau berakhir. (sambasri)



