Kamis, 15 Okt 2026
Bupati Pastikan Pembangunan Frontage Road Buduran Segera TuntasKebakaran di Sukodono, Respons Cepat, Pemkab Sidoarjo Targetkan Perbaikan RumahSriatun Subandi Dorong Perempuan Sidoarjo Berdaya dan BerkarakterPolemik Tiang Teras Rumah Anggota BPD Belum Jelas, Masyarakat Menuntut Kepastian, Pengukuran Ulang Ditunggu BPN dan PUTR SumenepBekali Warga Binaan dengan Keahlian Produktif, Karutan Surabaya Tristiantoro Tinjau Langsung Program Pembinaan KemandirianRuwet Jadi Rukun, Kasus Pencurian Rp5 Juta di Bubutan Berakhir Damai Lewat Restorative JusticeRespon Dinamika Internal, DPP GBRAN Lakukan Restrukturisasi Kepengurusan dan Angkat Enam Tenaga AhliBertepatan Tradisi Petik Laut, Madas Sedarah Pamekasan Salurkan Air Bersih ke Desa Tanjung dan Majungan
Home › Pemerintahan & Politik

Bupati Pastikan Pembangunan Frontage Road Buduran Segera Tuntas

Kamis, 15 Oktober 2026 22:14 WIB

1 jam lalu1Redaksi LPN
Bupati Pastikan Pembangunan Frontage Road Buduran Segera Tuntas

SIDIARJO - Bupati Sidoarjo H Subandi SH MKn meninjau langsung lokasi tindak lanjut penataan rumah dinas PT KAI serta progres pembangunan Frontage Road Buduran, Kamis (15 Nopember 2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan percepatan penyelesaian proyek strategis yang menghubungkan kawasan Waru hingga Buduran tersebut. Pembangunan frontage road menunjukkan perkembangan yang signifikan.

"Alhamdulillah nanti mulai dari Waru, Lanudal, sampai Buduran, pada tahun ini selesai pembangunannya,” katanya.

Subandi menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah berkali-kali melakukan koordinasi terkait pembebasan lahan untuk frontage road ini. Khususnya, terkait keberadaan bengkel di sisi timur yang merupakan kawasan aset PT Kereta Api Indonesia (KAI).

“Karena sudah ada alternatif frontage road, nantinya yang difungsikan cukup frontage road ini saja. Sisi timur bisa dimanfaatkan untuk penataan lain sehingga kawasan terlihat lebih bagus,” terangnya.

Menurut Subandi, keberadaan bangunan yang menempel langsung dengan frontage road dapat mengurangi estetika kawasan. Kalau bengkel menempel dengan jalan tentu pandangannya kurang bagus. Sisi timur bisa dimanfaatkan untuk kegiatan lain. Misalnya kios.

“Yang penting tidak mengganggu frontage road dan tetap tertata,” tambahnya.

Selain persoalan lahan, Subandi juga meminta percepatan pemindahan sejumlah fasilitas pendukung.

Seperti tiang penerangan jalan umum (PJU) yang masih berada di area pekerjaan proyek. PJU yang masih berada di lokasi proyek harus segera dipindahkan agar tidak mengganggu pelaksanaan pekerjaan.

“Nanti akan langsung kami koordinasikan sambil pekerjaan berjalan,” tegasnya.

Subandi optimistis proyek frontage road ini dapat diselesaikan sesuai jadwal apabila seluruh pihak terus menjaga koordinasi dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan.

Dengan pengawasan yang baik, dia yakin proyek ini bisa selesai tepat waktu sesuai kontrak yang sudah ditandatangani PPK “Mudah-mudahan dengan kebersamaan, kontraktornya bagus, pengawasannya bagus, ada perhatian dari pemerintah desa maupun Dinas PUBM SDA,” katanya.

Terkait keberadaan jalur perlintasan sebidang (JPL) yang berada di lokasi proyek, Subandi memastikan seluruh aspek teknis telah masuk dalam perencanaan detail engineering design (DED). Gambar dan perencanaannya sudah ada semua.

“Sehingga insya Allah tidak akan mengganggu frontage road yang berada di sisi jalan raya,” jelasnya.

Mengenai progres keseluruhan Frontage Road Waru-Buduran, Subandi mengatakan saat ini hanya tersisa beberapa titik yang masih harus diselesaikan.

Terutama di kawasan Waru dan lahan makam di Kedungrejo. Persoalan makam sebenarnya sudah selesai. Hanya pembangunan fisiknya yang akan dilakukan pada tahun 2027. Insya Allah tahun 2027 seluruh ruas dari Waru sampai Buduran sudah tuntas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUBM SDA Kabupaten Sidoarjo Mukhammad Machmud memastikan penyelesaian lahan terdampak proyek frontage road dengan PT KAI hampir tuntas. Pembongkaran bengkel ditarget selesai dalam satu hingga dua hari.

Dari Waru hingga Buduran, tersisa tiga titik yang memerlukan penyelesaian. Yakni Makam Desa Kedungrejo, lahan di sekitar masjid wilayah Waru, dan area Stasiun Waru. Seluruhnya diharapkan selesai tahun ini.

Makhmud mengakui, berkat dukungan dan arahan Bupati Subandi, berbagai kendala berhasil diatasi. Dia siap berkoordinasi dengan Dishub dan KAI terkait penempatan JPL. Apakah menggunakan lampu lalu lintas atau skema lainnya. Itu akan menyesuaikan hasil koordinasi. Termasuk, adanya rencana pembangunan rel ganda (double track) di lokasi tersebut.

“Yang terpenting, semua persoalan dapat dituntaskan demi percepatan pembangunan frontage road untuk masyarakat,” pungkasnya. (Holili)

Bupati Pastikan Pembangunan Frontage Road Buduran Segera Tuntas

Berita Terkait