Tokoh Surabaya Utara Tegaskan Dukungan terhadap Wapres Gibran di Tengah Isu Pemakzulan
Kamis, 15 Oktober 2026 02:30 WIB

SURABAYA° Lpn.com _ Dinamika wacana politik nasional terus menjadi perhatian di tingkat daerah. Sebuah rekaman video berdurasi 1 menit 42 detik yang beredar di beberapa group WhatsApp pada Kamis (15/10/2026) dini hari sekitar pukul 00.31 WIB, menampilkan penyampaian sikap dari H. Holis, tokoh masyarakat Surabaya Utara yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Gerakan Berani Nusantara (G-BRAN) Surabaya.
Pernyataan tersebut ditujukan kepada para anggota DPR-RI serta elemen masyarakat terkait wacana pemakzulan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka. Dalam pesan videonya, H. Holis mengimbau agar semua pihak menghormati proses dan hasil pilihan rakyat secara demokratis.
Imbauan dan Komitmen Mengawal Legitimasi
H. Holis menekankan pentingnya menjaga stabilitas politik serta menghargai mandat yang telah diberikan oleh masyarakat dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Ia menyampaikan bahwa para pemilih yang telah memberikan hak suaranya siap mengawal kepemimpinan nasional yang sah sesuai dengan mekanisme yang ada.
Ia juga menyatakan readiness (Kesiapan) masyarakat basis pemilih untuk menyampaikan aspirasi dan suara dukungan mereka secara langsung melalui aksi demonstrasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, apabila wacana pemakzulan tersebut terus digulirkan.
"Kami sebagai masyarakat Indonesia yang telah memilih Mas Gibran siap menggelar aksi demonstrasi besar-besaran dan akan menduduki Kantor Gedung DPR-RI," ujar H. Holis dalam cuplikan video yang beredar di jejaring pesan singkat tersebut.
Pesan Dukungan Moral
Menutup seruannya, H. Holis menyampaikan pesan dukungan moral secara langsung kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar tetap fokus menjalankan tugas-tugas konstitusionalnya dalam roda pemerintahan.
"Tenanglah Mas Gibran, kami sudah ada di sini, dan bertahanlah Mas Gibran, jutaan rakyat ada bersamamu," tuturnya.
Pernyataan sikap dari pimpinan organisasi G-BRAN Surabaya ini mencerminkan komitmen basis massa akar rumput (grassroots) dalam menjaga kontinuitas (Kelanjutan) kepemimpinan nasional serta mengawal aspirasi politik yang telah disalurkan secara demokratis.
(Basri)



