Minggu, 25 Okt 2026
Madas Sedarah Pamekasan Kembali Salurkan Aksi Kemanusiaan, Jemput Jenazah Antar-KabupatenCegah Gengster dan Kriminalitas, Tiga Pilar Kenjeran-Bulak Gelar Patroli Asuhan Rembulan​Mengikat Silaturahmi, Merawat Kerukunan: Potret Kehangatan Polsek Kenjeran di Gereja NazarethPolisi Peduli Pendidikan: Kapolres Bojonegoro Ajak Santri Al-Fatimah Jauhi Judol dan BullyingSemangat 'Polisi Bersama Masyarakat: Polda Jatim Dirikan Posko Karhutla dan Distribusikan Air Bersih di PasuruanPolres Mojokerto Cek Kesehatan, Dukung Fisik Prima Personel Brimob Siaga Karhutla Gunung Arjuno-WelirangPolres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Gangster dan Balap LiarCiptakan Rasa Aman, Tim Gabungan Polsek Semampir dan Satpol PP Sisir Titik Rawan Aksi Gangster dan Balap Liar
Home › Hukum & Kriminal

Polisi Peduli Pendidikan: Kapolres Bojonegoro Ajak Santri Al-Fatimah Jauhi Judol dan Bullying

Minggu, 25 Oktober 2026 16:35 WIB

1 jam lalu0Pimpred
Polisi Peduli Pendidikan: Kapolres Bojonegoro Ajak Santri Al-Fatimah Jauhi Judol dan Bullying

BOJONEGORO° Lpn.com _ Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty menyambangi Pondok Pesantren Modern Al-Fatimah di Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Jumat (23/10/2026).

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Bojonegoro mengajak para santri memperkuat kedisiplinan dan menjauhi perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.

Kedatangan Kapolres Bojonegoro beserta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro disambut hangat oleh pengasuh ponpes, KH. Tamam Syaifuddin, beserta para pelajar dari jenjang MI Plus hingga SMA Plus Al-Fatimah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Quick Wins Kapolri untuk mendekatkan Polri dengan dunia pendidikan sekaligus membangun kesadaran hukum sejak dini.

Dalam arahannya, AKBP Yenni memberikan perhatian khusus pada keselamatan berlalu lintas dan maraknya kenakalan remaja. Ia juga mengingatkan para santri untuk tidak mengendarai motor sebelum cukup umur dan wajib menggunakan helm standar.

Lebih lanjut, ia meminta para pelajar membentengi diri dari bahaya perundungan (bullying), tawuran, narkoba, hingga perjudian daring (judi online).

“Adik-adik harus mampu menjaga diri dan memilih pergaulan yang positif. Jangan sampai tindakan yang merugikan diri sendiri dan keluarga menghambat pendidikan serta merusak masa depan,” tegas AKBP Yenni di hadapan ratusan santri.

Kepada awak media, AKBP Yenni menjelaskan bahwa kehadiran Polri di lingkungan sekolah bertujuan mendukung pembentukan karakter generasi muda.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Korps Bhayangkara ingin memposisikan diri sebagai sahabat pelajar demi terciptanya lingkungan belajar yang aman dan kondusif.

Selain memberikan edukasi hukum, Kapolres juga memotivasi para siswa untuk tekun belajar, berani bermimpi, serta aktif mengembangkan potensi diri lewat jalur formal maupun kegiatan ekstrakurikuler.

Melalui sinergi yang kuat antara kepolisian, pesantren, dan orang tua, diharapkan lahir generasi muda Bojonegoro yang berprestasi, disiplin, dan taat hukum.

(Basri)

Polres Bojonegoro

Berita Terkait