Kamis, 22 Okt 2026
Hari Santri Nasional 2026: Camat Semampir Untaikan Doa dan Harapan untuk Generasi Penjaga BangsaGedor Kejati Jatim dan Pemkot Surabaya, CaKrA Muda Indonesia Desak Usut Tuntas Kasus Gratifikasi & TPPUSi-Jago Merah Ngamuk, Hanguskan Gudang Barang Bekas dan 4 Ruko di TambakrejoLintas Agama di Hari Santri Nasional, Bukti Kerukunan Umat di wilayah Kecamatan Puger Terjalin Dengan BaikTrobosan Baru di Era Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Satpas Colombo Jadi Olah Tempat "Dapur Gratis Pejuang Jalanan"Kapolri Suyudi Beri Dukungan kepada Iptu Agus yang Alami ISPA saat Bertugas Padamkan KarhutlaOmbudsman RI Jatim Sidak Rutan Surabaya di Medaeng, Cek Alur PTSP hingga Hak Dasar Warga BinaanJaga Kondusivitas Wilayah, Jajaran Polsek Semampir Intensifkan Patroli Dini Hari
Home › Peristiwa

Lintas Agama di Hari Santri Nasional, Bukti Kerukunan Umat di wilayah Kecamatan Puger Terjalin Dengan Baik

Kamis, 22 Oktober 2026 16:49 WIB

2 jam lalu4Redaksi LPN
Lintas Agama di Hari Santri Nasional, Bukti Kerukunan Umat di wilayah Kecamatan Puger Terjalin Dengan Baik
Lintas Agama di Hari Santri Nasional, Bukti Kerukunan Umat di wilayah Kecamatan Puger Terjalin Dengan Baik

JEMBER - Peringatan Hari Santri di Kecamatan Puger berlangsung penuh kehangatan dan kerukunan. Hal ini terlihat dari hadirnya para pemangku agama dari berbagai latar belakang dalam Apel Hari Santri di alun-alun Puger, Kamis 22 Oktober 2026, yang menunjukkan bahwa kerukunan antar umat beragama di Puger terjalin dengan sangat baik dan harmonis.

Kehadiran para pemangku agama dari berbagai unsur di sini adalah bukti nyata bahwa kita semua bersaudara. Kerukunan yang kita jaga bersama adalah kekuatan yang luar biasa bagi Kecamatan Puger.

Dalam sambutannya, Camat Puger Asrah Joyo Widono selain menyampaikan pesan dari Bupati Jember Gus Fawait, beliau juga menyampaikan pesan untuk semua santri di puger, menjadi santri tidak hanya harus menguasai ilmu agama yang mendalam, tetapi juga harus berani mengikuti perkembangan teknologi digital.

Jadilah generasi yang kuat imannya, cerdas ilmunya, dan mahir di zamannya. Agama dan teknologi bukanlah dua hal yang bertentangan, melainkan bisa berjalan beriringan untuk kebaikan bersama. Santri juga perlu mempelajari dan menguasai teknologi digital, sehingga ilmu agama dan teknologi dapat berjalan selaras. Tegasnya.

Sementara Pdt. Andreas Anang menyampaikan, perayaan Hari Santri di Kecamatan Puger terasa semakin istimewa dengan hadirnya para pemangku agama dari berbagai latar belakang. Kehadiran kami menjadi bukti nyata bahwa kerukunan antarumat beragama di Puger senantiasa terjaga dengan baik dan harmonis.

Hadirnya kita semua yang berbeda latar belakang agama di satu kegiatan bukan sekadar kehadiran fisik semata, melainkan wujud penghormatan dan dukungan terhadap nilai-nilai kebaikan yang dijunjung bersama. Hari Santri bukan milik satu golongan saja, tetapi menjadi momen kebangkitan moral yang dirayakan bersama seluruh masyarakat Puger. Ujar Andreas. (AR)

Lintas Agama di Hari Santri NasionalBukti Kerukunan Umat di wilayah Kecamatan Puger Terjalin Dengan Baik

Berita Terkait