Selasa, 20 Okt 2026
Kapolres Madiun Kota Ngopi Bareng Warga, Serap Aspirasi Perkuat KamtibmasPolres Kediri Masuk Sekolah Bentengi Pelajar dari Bullying dan Bahaya NarkobaSebut Demi Rakyat, Bupati Subandi Minta Pokir DPRD Sidoarjo Selaras dengan Visi DaerahDobrak Pasar Kuliner, INDOSATU Tawarkan Konsep ‘Miliki Cafe Tanpa Modal Cafe’ di SurabayaDinilai Lamban, Empat Laporan Kasus di Polresta Banyuwangi Bakal Diadukan ke Mabes PolriKrisis Air Bersih di Sampang Makin Parah, Aliansi Masyarakat Perantau Pasok 12 Ribu Liter Air ke KedungdungGempur Sarang Narkoba, Polres Bangkalan Ratakan Bilik Sabu di Socah hingga Jadi Abu!Cairkan Komunikasi Antar-RW, Wisata Bersama Kader KSH Gundih Siap Hadirkan Energi Positif Baru untuk Warga
Home › Pendidikan & Kesehatan

Polres Kediri Masuk Sekolah Bentengi Pelajar dari Bullying dan Bahaya Narkoba

Selasa, 20 Oktober 2026 07:13 WIB

2 jam lalu2Pimpred
Polres Kediri Masuk Sekolah Bentengi Pelajar dari Bullying dan Bahaya Narkoba

KEDIRI° Lpn.com _ Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. mengajak seluruh pelajar SMAN 1 Pare untuk membentengi diri dari kenakalan remaja, bahaya narkoba, serta tindakan perundungan (bullying).

Pesan penting tersebut disampaikan langsung oleh AKBP Latif saat bertindak sebagai pembina upacara bendera di halaman SMAN 1 Pare, Kabupaten Kediri, Senin (19/10/2026).

Di hadapan ratusan siswa dan guru, Kapolres Kediri menekankan bahwa lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar. Oleh karena itu, ia meminta para siswa menghentikan segala bentuk bullying, baik kekerasan fisik, verbal, maupun perundungan di dunia maya (cyberbullying).

“Jangan sampai pergaulan yang salah membuat kalian menyakiti sesama atau mengambil keputusan keliru yang merusak masa depan. Hindari perkelahian antarpelajar, bentengi diri dari bahaya narkoba, dan fokuslah mengukir prestasi,” tegas AKBP Latif.

Selain persoalan narkoba dan bullying, Kapolres juga menyoroti etika digital. Ia mengingatkan para pelajar agar semakin bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.

Menurut AKBP Latif, siswa harus mampu memilah informasi dengan baik agar tidak mudah terhasut oleh berita bohong (hoaks) maupun ujaran kebencian.

Dalam momen kunjungan tersebut, Kapolres Kediri juga memberikan penghargaan langsung kepada sejumlah siswa-siswi SMAN 1 Pare yang berprestasi.

Pemberian apresiasi ini menjadi bukti nyata dukungan kepolisian terhadap generasi muda yang konsisten menunjukkan pencapaian positif dalam dunia pendidikan.

Kepala SMAN 1 Pare, Sukamto, S.Pd., menyambut baik langkah edukatif dan preventif yang dilakukan oleh Polres Kediri. Ia menilai materi sosialisasi mengenai dampak buruk narkoba, pencegahan bullying, serta bijak bermedsos sangat krusial bagi pembentukan karakter anak didik di era sekarang.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian besar dari Polres Kediri. Edukasi langsung dari Kapolres ini sangat membantu pihak sekolah dalam mengingatkan siswa agar saling menghormati, menjauhi hal-hal negatif, dan lebih bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Sukamto.

Melalui program kepolisian masuk sekolah (Police Goes to School) ini, Polres Kediri jajaran Polda Jatim berharap para pelajar tidak hanya unggul secara akademik, namun juga memiliki akhlak yang baik, menjaga pergaulan sehat, serta siap menjadi pelopor keselamatan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

(Basri)

Polres Kediri

Berita Terkait