Selasa, 27 Okt 2026
Riset Keperawatan Unej Turun ke Sawah, Desa Wonosari Jadi Barometer 'Grebek Tani Sehat'Petani Wonosari Jember Menjerit Kekurangan Pupuk, Kades dan Disperta Bersinergi Cari Solusi Lewat In SaintekRespons Keluhan Warga Babadan, Ketua LPMK Gundih Turun Tangan Benahi Aliran AirKadivhumas Polri Ajak Masyarakat Perkuat Kolaborasi Jaga Keamanan dan Ketertiban MasyarakatPolri: Operasi Patuh 2026 Utamakan Keselamatan Bersama dan Budaya Tertib Berlalu LintasMomentum Sumpah Pemuda, Polda Jatim Ajak Generasi Muda Bijak Bermedia Sosial dan Jaga PersatuanPolda Jatim Ungkap Dugaan Pembunuhan Berencana Dua Korban di Madiun, Satu Tersangka DiamankanMenghadapi Badai Kehidupan dengan Prinsip "Gusti Allah Mboten Sare" : Kisah Keteguhan Hati di Tengah Kesulitan
Home › Pendidikan & Kesehatan

Riset Keperawatan Unej Turun ke Sawah, Desa Wonosari Jadi Barometer 'Grebek Tani Sehat'

Selasa, 27 Oktober 2026 20:52 WIB

49 menit lalu3Redaksi LPN
Riset Keperawatan Unej Turun ke Sawah, Desa Wonosari Jadi Barometer 'Grebek Tani Sehat'

JEMBER - Kegiatan "Grebek Tani Sehat" berlangsung di wilayah Kecamatan Puger, diselenggarakan oleh Fakultas Keperawatan Universitas Jember di Pendopo Pancasila yang ada di Desa Wonosari, Selasa 27 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi hasil pengembangan penelitian yang dilakukan oleh pihak Universitas Jember Fakultas Keperawatan.

Kegiatan ini dihadiri, ketua pelaksana/ketua tim: Prof. Tantut Susanto, ketua LPPM Universitas Jember: Prof. Yuli Witono, dekan Keperawatan Universitas Jember: Dr.Rondhianto, Camat Puger: Asrah Joyo Widono, Kepala Puskesmas Kasiyan: drg. Wiwik Widiyawati, perwakilan dari DTPHP JemberK: Luhur Prayogo, Kepala Desa Wonosari: Hadi Purnomo, serta perwakilan dari Dinsos.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan sederhana, serta pembekalan pengetahuan bagi para petani agar lebih sadar dan mampu menjaga kesehatannya dalam beraktivitas sehari-hari. Selain penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan di lokasi utama, bersama tim medis Puskesmas Kasiyan juga melakukan kunjungan layanan homecare ke rumah-rumah warga di tiga titik lokasi yang berbeda, dan salah satunya sasaran homecare: P.Tayam seorang lansia dari dusun krajan RT 01 / RW 20 Desa Wonosari, Buna seorang Disabilitas dari dusun krajan RT 2 / RW 09 Desa Wonosari, serta Asbur yang merupakan lansia dari dusun krajan RT 2 RW 05 Desa Wonosari.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Puger Asra Joyo Widono menyampaikan harapannya: Saya sangat mengapresiasi kehadiran Universitas Jember melalui program Grebek Tani Sehat ini. Semoga program ini dapat terus berjalan dan berkesinambungan di seluruh wilayah Kecamatan Puger, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat kita, khususnya para petani.

Beliau juga menyampaikan, bahwa program Insaintek (Integrasi Sains dan Teknologi untuk Kesejahteraan Masyarakat) ini merupakan program yang pertama kalinya dilaksanakan di Kabupaten Jember, menjadikan Kecamatan Puger sebagai daerah percontohan dalam upaya menjamin kesehatan masyarakat tani.

Sementara Prof. Tantut Susanto selaku ketua tim menjelaskan, Program ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada para petani. Penelitian ini tidak hanya selesai di ruang kelas atau laboratorium, tetapi hasilnya kami bawa langsung ke masyarakat agar bermanfaat nyata bagi kesejahteraan warga, khususnya para petani.

Melalui kegiatan ini, kami memberikan pemeriksaan kesehatan, penyuluhan, dan rekomendasi pola hidup sehat yang disesuaikan dengan aktivitas fisik dan kebutuhan para petani. Diharapkan program ini dapat menghasilkan data dan solusi yang tepat guna, sehingga masalah kesehatan yang dihadapi masyarakat tani dapat teridentifikasi dan ditangani lebih dini dan lebih baik. Jelasnya. (AR)

Riset Keperawatan Unej Turun ke SawahDesa Wonosari Jadi Barometer 'Grebek Tani Sehat'

Berita Terkait