Suara Rantau untuk Nusantara, AMP Ikut Doa Bersama 2 Tahun Prabowo-Gibran di Polrestabes Surabaya
Rabu, 21 Oktober 2026 09:43 WIB

SURABAYA – Ratusan orang berkumpul di Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya pada Selasa malam, 20 Oktober 2026. Mereka menggelar doa dan zikir bersama untuk memperingati dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sekitar 300 peserta memadati lokasi acara. Agenda yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Surabaya ini dihadiri oleh sejumlah pejabat teras kepolisian, di antaranya Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfi Sulistiawan, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Irwan Kurniawan, dan Wakapolrestabes Surabaya AKBP Rosyid Hartanto. Tampak hadir pula jajaran tokoh lintas agama serta elemen masyarakat sipil.
Dalam suasana khidmat, massa memanjatkan doa demi keselamatan bangsa dan keberlanjutan persatuan Indonesia. Mereka berharap pemerintahan Prabowo-Gibran konsisten membawa kesejahteraan bagi rakyat di sisa masa jabatannya.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, menyebut agenda ini sebagai ruang mempererat komunikasi antara birokrasi, aparat keamanan, dan pemuka agama.
"Doa bersama ini ikhtiar memohon kebaikan bagi negara, sekaligus memperkuat silaturahmi unsur Forkopimda, ulama, dan warga," ujar Hadi, Rabu, 21 Oktober 2026.
Hadi menambahkan, soliditas lintas elemen krusial untuk menjaga stabilitas sosial. Polrestabes Surabaya berharap kolaborasi ini memperkokoh keamanan dan ketertiban di wilayah hukum mereka melalui pemeliharaan situasi yang kondusif.

Terspisah awak media menemui H. Holis selaku Ketua Umum Aliansi Masyarakat Perantau (Ketum AMP) saat hadir di acara tersebut sebagai tamu undangan mengatakan, pentingnya soliditas, rasa kekeluargaan, serta kebersamaan lintas elemen masyarakat.
"Secara umum, sebagai representasi elemen masyarakat sipil yang hadir, pandangan dan komitmen baik beliau sejalan dengan esensi kegiatan yakni Kehadiran berbagai elemen masyarakat (termasuk para perantau) dalam doa bersama ini menjadi sarana vital untuk memperkuat rasa kekeluargaan dan persatuan demi keselamatan bangsa," ujarnya.
Masih lanjut kata Ketum AMP, organisasi kemasyarakatan seperti Aliansi Masyarakat Perantau harus selalu hadir di tengah dinamika sosial.
"Dan Ikut serta dalam agenda bersama institusi keamanan seperti Polrestabes Surabaya adalah bagian dari komitmen untuk mendukung stabilitas dan menjaga situasi yang kondusif," kata Holis.
Perlu untuk di ketahui, sambung Holis, Merawat Tradisi Spiritual dan Silaturahmi yang Melalui momentum doa bersama ini, AMP memanfaatkannya sebagai wadah silaturahmi yang membawa dampak positif, tidak hanya untuk mendoakan kesejahteraan rakyat di bawah pemerintahan Prabowo-Gibran, tetapi juga mempererat komunikasi dengan Forkopimda, ulama, dan warga Surabaya lainnya," tutup Ketum AMP. (tok)



